tentang kami

Tentang Diksiana: Ruang Gagasan Bersama

Ilustrasi Maulana Syarifudin


Sebagai orang yang pernah bertahun-tahun bergulat di ruang redaksi jurnalisme dan kini mengajar serta meriset di ruang-ruang kelas akademik, ada satu kegelisahan yang terus mengusik saya: kita semakin dibanjiri informasi, tetapi semakin kehilangan ruang untuk memahami.

Di ruang redaksi, saya melihat bagaimana kecepatan dan algoritma kerap memaksa berita disajikan serba ringkas, sering kali kehilangan konteks pentingnya. Di ruang akademik, saya menyaksikan begitu banyak riset brilian dan analisis kritis yang mendalam, namun sayangnya terkunci rapat dalam tumpukan dokumen tebal dan bahasa teoretis yang tak sempat menyapa masyarakat luas.

Dari titik perjumpaan itulah, pada tahun 2024, saya menginisiasi Diksiana.

Saya membangun ruang ini bukan sekadar untuk menambah portal bacaan baru di internet. Diksiana lahir sebagai jembatan yang mempertemukan disiplin jurnalisme, ketajaman riset komunikasi, dan semangat literasi digital dalam satu meja kerja yang setara. Kami ingin meruntuhkan sekat menara gading agar ilmu pengetahuan, kritik media, dan analisis wacana publik bisa dinikmati dengan renyah, berbobot, dan tetap kontekstual.

Melalui Diksiana, kami bergerak bersama merawat beberapa ruang:

  • Membaca Medan & Riset Media: Mengurai bagaimana algoritma, budaya siber, dan framing pemberitaan membentuk cara berpikir masyarakat kita hari ini.

  • Menghadirkan Tulisan Populer & Bernas: Menerjemahkan diskursus keilmuan dan gagasan kritis menjadi esai, opini, dan kolom akademia yang asyik dipercakapkan sambil ngopi.

  • Merawat Gagasan Lewat Penerbitan Buku: Membantu para akademisi, periset, dan penulis mendokumentasikan pemikiran mereka ke dalam karya buku ber-ISBN yang rapi dan berumur panjang.

  • Menularkan Keterampilan & Nalar Sehat: Membuka lokakarya penulisan, pelatihan literasi media, dan ruang belajar bersama bagi mahasiswa serta pegiat komunitas.

Saya percaya, perubahan cara pandang publik tidak selalu harus dimulai dari panggung besar. Sering kali, ia bermula dari satu gagasan jernih yang dituliskan dengan jujur, lalu diperbincangkan bersama-sama.

Selamat datang di Diksiana. Mari mengambil jeda sejenak, menatap layar dengan lebih awas, dan merawat akal sehat di ruang publik kita.

Maulana Syarifudin
Pembelajar Media dan Komunikasi